Monday, 20 April 2015

Tetaplah Setia

cerita inspirasi tetaplah setia

Tetaplah Setia - Kesetiaan memang menjadi barang langka bagi peradaban dunia modern ini. Begitu mudahnya seorang suami berselingkuh dengan wanita lain, sementara itu si istri juga tidak mau kalah dan segera mencari pria idaman lain (PIL). Ujung-ujungnya pun sudah bisa ditebak, mereka memutuskan untuk cerai. Yang menyedihkan, hal yang seperti ini tidak hanya terjadi di kalangan orang yang tidak kenal Tuhan, sebaliknya banyak orang juga bercerai karena tidak ada lagi kesetiaan. seperti pada kasus cerita dibawah ini;

Sebuah Cerita Nyata Di Kota Amman - Jordania

Mungkin Cerita Nyata yang terjadi di kota Amman, Jordania, tergolong langka, unik sekaligus mengundang geli. Seorang pria Jordania yang bernama Bakr Melhem merasa kesepian karena hidup terpisah dengan istrinya yang berada di luar kota. Pria ini iseng-iseng berselingkuh dengan wanita lain dalam dunia maya melalui chatroom (ruang ngobrol) di internet. Setelah tiga bulan saling chatting, mereka benar-benar merasa cocok dan saling jatuh cinta. Bahkan sepasang kekasih di dunia maya ini berniat menikah. Mereka lantas membuat janji untuk bertemu di sebuah tempat. Namun saat mereka berdua bertemu, mereka terkejut dan terkesima. Bukannya apa-apa, tapi ternyata “wanita selingkuhan” di internet ini adalah istrinya sendiri. Kontan saja mereka berdua saling menuduh bahwa ia pasangan yang tidak setia. Rencana perkawinanpun batal dan sebaliknya mereka berdua sepakat untuk cerai karena satu sama lain tidak setia!

Semua ketidaksetiaan ini biasanya dipicu oleh pendapat umum yang berkata bahwa rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau dibandingkan dengan rumput di halaman kita sendiri. Terjebak dengan pandangan yang seperti ini membuat satu sama lain mengorbankan kesetiaan demi mendapatkan sesuatu yang lebih “hijau”, padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Perbedaan pendapat memang kerap kali terjadi dan kekurangan-kekurangan pasangan kita memang akan semakin terlihat, tetapi itu bukan berarti melegalkan ketidaksetiaan kita. Justru di saat kita melihat ada kekurangan dan kelemahan di sana sini, tugas kitalah untuk menutup dan menjadi pelengkap baginya. Andaikata setiap orang punya pandangan seperti ini, tentu ketidaksetiaan dan perselingkuhan bisa ditekan sampai titik nol!

Tidak ada yang melegalkan ketidaksetiaan, termasuk kekurangan dan kelemahan pasangan kita. Jika anda sudah memilih pasangan hidup Tetaplah Setia karena kesetiaan modal utama agar hubungan anda tetap terjaga.
Read more ...

Terlalu Cepat Menyerah



terlalu cepat menyerah

Alkisah, ada seorang pelukis terkenal di sebuah negeri. Suatu hari dia kedatangan seorang tamu pria yang sudah lanjut usianya. Orangtua itu membawa beberapa sketsa yang ingin diperlihatkan kepada pelukis besar tersebut untuk meminta pendapat dan penilaian apakah sketsa itu bernilai, atau setidak-tidaknya menyatakan seberapa besar bakat potensial dari pembuatnya.

Sekilas, dilihatnya sketsa berbagai bentuk dan jenis hewan di hadapannya. Karena keahliannya, dalam waktu sekejap saja, pelukis besar itu sudah dapat menilai apakah sketsa atau lukisan kasar itu memiliki nilai artistik atau sebaliknya tidak berharga sama sekali. Dengan tutur sapa yang lembut dan halus, si pelukis ternama menyampaikan bahwa sketsa yang diperlihatkan tamunya itu kurang begitu berharga dan kurang memperlihatkan bakat seni. Tak lupa, sang seniman meminta maaf atas pendapatnya yang mungkin menyakiti tamunya. Akan tetapi dalam hal ini, dia tidak bisa membohongi kenyataan dan pendapatnya.

Orang tua itu tertunduk lesu dan tampak kecewa. Kemudian dia mengeluarkan map yang lain, sambil memohon agar si pelukis mau melihat beberapa sketsa dan lukisan lain yang dibawanya, yang merupakan karya seorang pemuda dari suatu sanggar seni rupa. Kali ini, si pelukis besar melihat berbagai jenis sketsa dan juga pemandangan.

Setelah memperhatikan dengan lebih seksama beberapa lukisan berikutnya, si pelukis tampak sangat tertarik dengan bakat seni yang terlihat di lukisan itu, “Ini.. Oh ini bagus sekali! Sangat detail dan memiliki sudut pandang yang unik. Anak muda ini memiliki bakat besar. Ia harus dibantu dan didorong dalam kariernya sebagai seorang pelukis. Dia memiliki masa depan yang cerah jika dia tekun melatih kemampuan dan tekniknya ini, serta setia pada apa yang menjadi cita-citanya sebagai seorang pelukis.”

Mendengar komentar itu, bapak tua tersenyum gembira, “Terima kasih atas penilaian dan penghargaan Anda.”

“Siapa gerangan pelukis muda yang berbakat ini?” tanya si pelukis “Apakah dia putra bapak?”

“Bukan,” jawab si bapak dengan muka dan nada suara sedih. “Lukisan yang terakhir Anda lihat itu adalah coretan tanganku dua puluh tahun silam. Jika saja aku bisa mendengar komentar positif Anda pada saat itu…. Sayangnya, aku berkecil hati, kurang percaya diri dan berhenti terlalu cepat dalam menekuni aliran seni lukis itu.”

Lalu dia melanjutkan, “Yah, setidaknya aku telah mendapat satu pelajaran di kehidupan ini, jangan cepat menyerah apalagi saat mendengarkan komentar negatif dari orang lain. Selagi kita mau belajar, perubahan dan kemajuan bisa kita dapatkan. Terima kasih atas pertemuan ini.” Dan mereka pun berpisah..

Dalam kehidupan, kita sering diombang-ambingkan oleh pendapat orang lain sehingga sering mengubah apa yang kita jalani dan yakini. Padahal semua hasil kesuksesan membutuhkan kepercayaan diri dalam proses perjuangan. Maka sangat dibutuhkan keyakinan, kepercayaan diri dan berprinsip dalam menjalankan apa yang sudah kita kerjakan.
Baca Juga : BiografiSejarah Perjuangan Ir. Soekarno


Read more ...

Sunday, 19 April 2015

Kekuatan Cinta


Dikisahkan, seorang wanita baru menikah dengan pria yang dicintai dan tinggal serumah dengan ibu mertuanya. Tidak lama setelah mereka berumah tangga, sangat terasa banyak ketidakcocokan di antara menantu dan sang mertua. Hampir setiap hari terdengar kritikan dan omelan dariibu mertua. Percekcokan pun seringkali terjadi. Apalagi sang suami tidak mampu berbuat banyak atas sikap ibunya.
Baca Juga : Cerita Tentang Sepasang Suami Istri

Saat sang menantu merasa tidak tahan lagi dengan temperamen buruk dan dominasi ibu mertuanya, dia pun akhirnya memutuskan untuk melakukan sesuatu demi melampiaskan sakit hati dan kebenciannya. Pergilah si menantu menemui teman baik ayahnya, seorang penjual obat ramuan tradisional. Wanita itu menceritakan kisah sedih dan sakit hatinya dan memohon agar dapat diberikan bubuk beracun untuk membunuh ibu mertuanya.

Setelah berpikir sejenak, dengan senyumnya yang bijak, si paman menyatakan kesanggupannya untuk membantu, tetapi dengan syarat yang harus dipatuhi si menantu. Sambil memberi sekantong bubuk ramuan yang dibuatnya, sang paman berpesan, "Nak, untuk menyingkirkan mertuamu, jangan memberi racun yang bereaksi cepat, agar orang-orang tidak akan curiga. Karena itu, saya memberimu ramuan yang secara perlahan akan meracuni ibu mertuamu. Setiap hari campurkan sedikit ramuan ini ke dalam masakan kesukaan ibu mertuamu dari hasil masakanmu sendiri. Kamu harus bersikap baik, menghormati, dan tidak berdebat dengannya. Perlakukan dia layaknya sebagai ibumu sendiri, agar saat ibu mertuamu meninggal nanti, orang lain tidak akan menaruh curiga kepada kamu."

Dengan perasaan lega dan senang, diturutinya semua petunjuk sang paman penjual obat. Dilayaninya sang ibu mertua dengan sangat baik dan penuh perhatian. Setiap hari, ia menyuguhkan aneka makanan kesukaan si ibu mertua.

Tidak terasa, empat bulan telah berlalu dan terjadilah perubahan yang sangat besar. Dari hari ke hari, melihat sang menantu yang bersikap penuh perhatian kepadanya, ibu mertua pun merasa tersentuh. Ia berbalik mulai menyayangi si menantu bahkan memperlakukannya seperti anaknya sendiri. Dia juga memberitahu teman-teman dan kenalannya bahwa menantunya adalah seorang penuh kasih dan menyayanginya.

Menyadari perubahan positif ini, sang menantu cepat-cepat datang lagi menemui sang paman penjual obat, "Tolong berikan kepada saya obat pencegah racun pembunuh ibu mertua saya. Setelah saya patuhi nasihat paman, ibu mertua saya berubah sangat baik dan menyayangi saya seperti anaknya sendiri. Tolong paman, saya tidak ingin dia meninggal karena racun yang telah saya berikan".

Sang paman tersenyum puas dan berkata "Anakku, kamu tidak perlu khawatir. Bubuk yang saya berikan dulu bukanlah racun, tetapi ramuan untuk meningkatkan kesehatan. Racun yang sebenarnya ada di dalam pikiran dan sikapmu terhadap ibu mertua. Sekarang semua racun itu telah punah oleh kasih dan perhatian yang kamu berikan padanya."

Sungguh luar biasa sobat cerita cerita inspirasi, Cerita di atas mengajarkan kepada kita betapa luar biasanya kekuatan Cinta, kasih dan kekuatan perhatian. Cinta, Kasih dan perhatian mendatangkan kepedulian, ketulusan, dan kerelaan untuk berkorban. Cinta, Kasih dan perhatian mampu melepaskan kita dari belenggu kesalahpahaman, meluluhkan ketidakpedulian, hati yang keras, dan pikiran yang penuh kebencian. Kasih dan perhatian juga mendatangkan kedamaian dan merekatkan perbedaan menjadi suatu kedekatan yang menyenangkan. Jika setiap hari kita mau memberikan Cinta, kasih dan perhatian kepada orang di sekeliling kita, maka kehidupan kita pasti akan lebih bermakna dan berbahagia.
(Penulis : Andrie Wongso | Re-Written by www.ceritaceritainspirasi.com)

Read more ...

Biografi Sejarah Perjuangan Ir. Soekarno




Siapa yang tak mengenal sosok yang satu ini, sang pahlawan proklamator sekaligus Presiden Pertama Republik Indonesia yang sangat dikenal dengan suara yang menunjukan ketegasannya serta pidato-pidatonya yang menggelegar membuat semua orang sangat segan terhadapnya. tidak hanya rakyat Indonesia, negara negara luar juga menaruh rasa segan terhadap Presiden Pertama kita ini.

Pahlawan Proklamator

Ir. Soekarno, proklamator dan Presiden Pertama RI ini dilahirkan di Surabaya pada tanggal 06 Juni 1901. Beliau menyelesaikan sekolahnya di Hogere Burgerschool (HBS atau SMP dan SMA) dan melanjutkan pendidikannya di Technische Hoge School (THS) di kota Bandung. Pada tahun 1925 Beliau menamatkan pendidikannya dan memperoleh gelar Insinyur.

Tesis Soekarno tentang kontruksi pelabuhan dan jalanan air ditambah dengan teorinya tentang perencanaan kota memiliki nilai penemuan dan keaslian yang begitu tinggi. Karena prestasinya itu, Beliau ditawari sebagai asisten dosen dari profesor Wolf Schoemaker dan juga ditawarkan juga pekerjaan di pemerintahan kota. Semua ditolak sebab ia mempunyai keyakinan "Pemuda sekarang harus merombak kebiasaan untuk menjadi pegawai kolonial segera setelah memperoleh gelarnya. Kalau tidak demikian, kami tidak akan merdeka selama-lamanya".

Murid Dari H.O.S Cokroaminoto

Sejak Duduk di HBS, Soekarno sudah terlibat dalam pergerakan dengan mengikuti kegiatan dan ceramah H.O.S Cokroaminoto, pemimpin Sarekat Islam. Dalam otobiografinya Soekarno mengakui: "Pak Cokroaminoto adalah pujaanku. Aku muridnya secara sadar ataupun tidak sadar ia menggemblengku. Aku duduk dekat kakinya dan diberikannya kepadaku buku-bukunya, diberikannya kepadaku miliknya yang berharga...".

Pribadi Cokroaminoto sangat berpengaruh  dalam diri soekarno, karena bukan hanya Beliau yang pernah mondok di rumah tokoh Sarekat Islam (S.I) itu tetapi lebih-lebih lewat pandangan dan visi politiknya. Setelah beberapa lama bekerja sebagai guru di Sekolah Kesatrian milik Dr. Setiabudi, pada tanggal 26 Juli 1926 Soekarno mendirikan Biro Teknik dengan teman sekelasnya Ir. Anwani. Sebagai insinyur, Soekarno sebetulnya dapat hidup kaya dan mapan tetapi perjuangan yang dipilihnya. Bahkan untuk sekedar mengajak seorang teman dan istrinya kewarung untuk minum kopi tubruk kesukaannya dan makan peuyum (tape), Beliau harus menjual sebuah artikelnya seharga Rp 2,-

Dari Penjara ke Penjara

Dengan Dukungan enam orang teman dari Algamene Studfeclub antara lain Mr. Iskaq Tjokrohadisuryo, dr. Tjipto Mangunkusumo, Mr. Budiarta, dan Mr. Sunaryo. Pada tanggal 4 Juli 1927 Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Tujuan partai tersebut adalah Kemerdekaan Indonesia sepenuhnya. Karena kegiatan politik bersama dengan rekan-rekan seperjuangan, Beliau ditangkap dan ditahan di Penjara Bantjeuj. Setelah diadili, Soekarno dijatuhi hukuman empat tahun penjara tetapi pada tanggal 31 Desember 1931 dibebaskan kembali. Pembebasan yang dipercepat itu terjadi karena protes keras dari berbagai pihak termasuk dari orang-orang Belanda sendiri. Direktur Penjara Sukamiskin bertanya kepada Soekarno apakah Beliau akan memulai "Hidup Baru". Soekarno dengan tenang menjawab : 
"Seorang pemimpin tidak berubah karena hukuman. Saya masuk Penjara untuk memperjuangkan kemerdekaan dan saya meninggalkan penjara dengan pikiran yang sama".
Ancaman penjara memang tidak membuat Soekarno jera dan menurunkan semangat juang-nya. Kegiatan politik dalam organisasi politik, pidato-pidatonya yang menggelegar, serta guratan pena-nya yang tajam membuat pahlawan proklamator ini ditangkap kembali pada tahun 1933. Soekarno selama bebeapa bulan dikurung disebual sel khusus di Penjara Sukamiskin. Sel khusus itu dibuat di tengah-tengah ruangan besar yang telah dikosongkan. Disebuah sel sempit dan ruangan yang besar, Beliau seorang diri menjalani hukuman kurungan. Delapan bulan lamanya Soekarno hidup seperti seorang petaa yang bisu. Setelah dikurung Beliau dibuang ke Flores yang sering disebutnya sebagai "Pulau Bunga". Di salah satu kampung nelayan di Kota Ende telah dipilih sebagai penjara terbuka baginya yang ditentukan oleh Gubernur Jendral. Kampung itu mempunyai  penduduk sebanyak lima ribu jiwa dengan keadaan yang masih terbelakang. Disamping kekosongan kerja, kesepian dan tiada kawan Soekarno juga menderita suasana tertekan yang hebat sekali. Flores baginya merupakan puncak penganiayaan pada awal pembuangan itu ditambah dengan penyakit malaria yang menjangkiti tubuhnya sampai Beliau tidak mampu untuk bangkit dari tempat tidur. Berita tentang penyakit Soekarno itu menimbulkan banyak protes sehingga setelah selama lima tahun mendekam di "Pulau Bunga" itu, pada Februari 1938 Beliau dipindahkan ke Bengkulu.

Sebagai seorang tokoh pergerakan, pembuangan dan penderitaan yang dialaminya tidak melumpuhkan daya juangnya. Pada waktu menghadapi berbagai kesulitan, Beliau selalu mengatakan pada dirinya sendiri "
"Soekarno, kesakitan yang kau rasakan sekarang hanyalah merupakan kerikil dijalan raya menuju kemerdekaan. langkahilah dia, kalau kau terjatuh karenanya, berdirilah engkau kembali dan teruslah berjalan"
Jepang yang menyerbu Sumatera pada tanggal 12 Februari 1942 dan kemudian menduduki seluruh kepulauan Nusantara membebaskan Soekarno dari hukuman Pembuangan.

Puncak Perjuangan 

 


(Dokumenter Biografi Ir. Soekarno | Sumber Youtube.com)
Kedatangan Jepang membawa perubahan dalam mentalitas rakyat dalam menghadapi penjajahan. Bangsa kulit putih yang sering dianggap lebih unggul akhirnya hanya merupakan "Macan Kertas" yang dengan mudah ditundukan jepang. Kekejaman tentara jepang juga semakin menyadarkan Rakyat akan pentingnya Kemerdekaan yang harus diperjuangkan. Disamping itu, harapan akan kemerdekaan ditiupkan oleh tentara penduduk. Selama kependudukan Jepang itu, Soekarno bersama Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara memimpn Pusat Tenaga Rakyat (Putera) yang dibentuk untuk mobilisasi kekuatan rakyat. Bantuan Rakyat itu sangat diperlukan oleh jepang dalam menghadapi Perang Pasifik.

Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Soekarno bersama Hatta atas nama Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Ia diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, berbagai krisis dan kesulitan dihadapinya seperti Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) sesudah Konferensi Meja Bundar (KMB), berbagai pergolakan daerah, dan Dekrit 5 Juli 1959 yang memaksa Presiden Soekarno untuk membubarkan parlemen hasil pemilu 1955. Sampai akhir tahun 1950-an Soekarno merupakan figur yang mempersatukan berbagai kelompok dan aliran politik dibumi Indonesia Soekarno sebagai Presiden yang tidak memiliki basis kekuatan pada salah satu partai berupaya keras menjaga keseimbangan diantara kekuatan kekuatan politik yang ada.

Krisis yang diakibatkan oleh Gerakan G 30 S/PKI sangat memerosotkan pamornya serta kemampuannya sebagai penggalang kesatuan (solidarity maker) dengan program Tri-kora (Tri Komando Rakyat) untuk membebaskan Irian Barat dan Dwikora (Dwi Komando Rakyat) untuk menggagalkan terbentuknya Federasi Malaysia dijalankan untuk mengembaikan reputasinya. Namun peristiwa G 30 S itu juga dengan semangat Revolusinya tergeser digantikan oleh kepemimpinan Angkata Darat dengan konsep dwifungsi dan program pembangunan ekonominya.

Presiden Soekarno wafat di RS Gatot Subroto pada tanggal 21 Juni 1970 di tunggui anak-anaknya setelah beberapa tahun menjadi tahanan rumah. sebelum dimakamkan di Blitar. Banyak pelayat dai mancanegara yang datang pada saat itu, salah satu diantara tamu itu adalah Tengku Abdul Rahman Putera, mantan perdana menteri Malaysia, musuh bebuyutannya dalam politik Konfrontasi. Tengku Abdul Rahman saat itu berujar. "seorang sahabat yang baik telah pergi".

Dengan kepergiannya, orang-orang diingatkan akan jasa-jasanya yang besar. Beliau diangkat sebagai Pahlawan Proklamasi pada tahun 1986. 
Read more ...

3 Jawaban Sederhana Penuh Makna Seorang Tukang Bakso

Jawaban Sederhana Penuh Makna Seorang Tukang Bakso


Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk mengurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik - rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor, terdengar suara tek… tekk.. tek… suara tukang bakso dorong lewat.

Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?

“Mauuuuuuuuu. ..”, secara serempak dan kompak anak - anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya, Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan ?”

“Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak Orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita - cita penyempurnaan iman “.

“Maksudnya.. .?”, saya melanjutkan bertanya.

“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan
sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian Yaitu :


1. Uang yang masuk ke dompet 

artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.
 

2. Uang yang masuk ke laci

artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng

karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Makanya Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa disetiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat…sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki. Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut :

“Iya memang bagus…,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya….”.

Iya menjawab, ”Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.

Masya Allah…, sebuah jawaban yang sangat sederhana dari seorang tukang bakso”.

Demikian Cerita Inspirasi yang sangat sederhana ini. Semoga dibalik cerita yang sederhana ini bisa memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Aamiin.

(mdcclub | Rewritten by ceritaceritainspirasi.com)

 
Read more ...

Saturday, 18 April 2015

Cerita Nyata Tentang Kejujuran Tunawisma Yang Dibalas Dengan Berkat Berlipat Ganda



Cerita Nyata Tentang Kejujuran Tunawisma Yang Dibalas Dengan Berkat Berlipat Ganda
( Foto Dave Tally | Sumber : Google )
Mungkin Bagi sebagian orang, menemukan uang dalam jumlah banyak saat dijalan atau dimanapin merupakan rezeki nomplok. Namun, tidak demikian dengan seorang tuna wisma di Amerika Serikat (AS) berikut ini :

Menemukan uang yang nilainya setara dengan puluhan juta rupiah, gelandangan bernama Dave Tally itu tidak gelap mata. Dia justru mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Kendati tanpa pamrih, niat baik Tally itu mendapat balasan lebih dua kali lipat dari nilai uang yang dia temukan.
Baca Juga : 4 Langkah Membangun Pribadi Yang Disegani
Kantor berita Associated Press pada 10 Desember 2010 menuturkan, tunawisma asal Kota Tempe di negara bagian Arizona itu suatu ketika menemukan tas berisikan uang sebesar US$3.300 atau sekitar Rp. 29,7 juta. Tally baru saja sembuh dari kecanduannya terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol.

Dia menemukan kantong tas berisi uang tersebut sepulangnya dari membetulkan sepeda. Tanpa pikir panjang, Tally langsung memberikan tas beserta isinya ke sebuah komunitas pelayan tunawisma di Tempe. Lelaki berusia 49 tahun itu tidak mengambil sepeserpun dari uang tersebut, padahal uang di kantongnya telah habis untuk membetulkan sepeda.

Setelah ditelusuri, ternyata gepokan uang di dalam tas tersebut milik Bryan Belanger, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Arizona yang kehilangan tas ketika hendak membeli mobil bekas. Bersama dengan Stephen Spark, staf komunitas pelayan tunawisma, Tally mengembalikan uang tersebut kepada Belanger. Kisah Tally ini diberitakan oleh radio KTAR yang langsung menjadi pembicaraan seluruh kota.

Atas kejujurannya ini, Tally dipuji sebagai pahlawan para tunawisma karena telah merubah citra mereka yang buruk. Dewan kota Tempe yang tersentuh dengan kejujurannya, membuat rekening untuk sumbangan seluruh kota. Banyak warga yang kagum juga memberikan cek kepadanya yang jumlahnya bahkan melebihi uang yang dia temukan, yaitu senilai US$8.000 (Rp.72 juta). Tidak sedikit dari warga juga menawarkan pekerjaan kepadanya agar Tally dapat mandiri.

Seorang dokter gigi bahkan memberikan perawatan gigi dan memberikan gigi palsu secara gratis kepada Tally. Seorang pengacara menawarkan jasa pro-bono kepadanya untuk menangani kasus-kasus lama yang menimpanya. Walikota Tempe, Hugh Hallman, menjadikan hari ditemukannya uang tersebut sebagai hari Dave Tally.

“Saya tidak menyangka semua berakhir seperti ini. Saya hanya berpikir untuk mengembalikan tas tersebut dan semuanya selesai,” ujar Tally.

Dulunya, Tally adalah seorang pengawas di sebuah perusahaan kontraktor. Dia kehilangan pekerjaannya ketika pada tahun 1999 dia didakwa karena mengendara dalam keadaan mabuk. Karena itu juga dia kehilangan izin mengemudinya. Tally mengaku dia memang pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan. Tally mengatakan akan menggunakan uang yang dia peroleh dari sumbangan untuk merencanakan hidupnya. Dia mengatakan ingin membuka sebuah pusat pelatihan komputer. Dia juga mengatakan akan memilih pekerjaan yang ditawarkan kepadanya.

Semoga cerita diatas menginspirasi kita dan dapat dipetik hikmahnya.

Read more ...

Friday, 17 April 2015

Kekuatan Sejati Seorang Wanita





Dalam hidup ini, Allah SWT telah menciptakan alam seisinya dengan sangat sempurna. Semua dirancang dan dikendalikan sesuai dengan tata hukum Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Penciptaannya berupa keteraturan yang terancang. Bukti dari semua itu adalah diciptakannya segala sesuatu dengan berpasang pasangan. Allah menciptakan semua berpasang pasangan. Ada baik dan buruk, panjang pendek, tinggi rendah, jauh dekat, dan pria wanita. Semua itu merupakan bukti kesempurnaan. Perbedaan tersebut bukanlah hal untuk membedakan. Perbedaan itu tidak sekedar permainan kata kata belaka. Tapi sebuah hal yang harus difahami. Karena dengan perbedaan itulah segala kebaikan muncul. 
Baca Juga : Cerita Tentang Sepasang Suami Istri
Semuannya mempunyai kekuatan yang dahsyat. Pria dan wanita. Tidak sekedar perbedaan kata. Keberadaan keduannya sangat menentukan perkembangan dunia ini. Khususnya wanita. Sosok yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayang ini mempunyai potensi dan kekuatan yang begitu besar. Selama ini keberadaan wanita sangat dikesampingkan sekali. Geraknya tidak pernah dijadikan perhatian. Tapi ketika semua orang mengetahui potensi besarnya, wanita merupan pusat hal yang diperhatikan. Wanita tidak lain merupakan agen perubah utama. Wanita mempunyai peran penting dalam perubahan dan kemajuan suatu bangsa. Hal ini bertolak belakang dengan berbagai hal yang pernah diperbincangkan.

Di zaman Jahiliyah Arab, mempunyai anak seorang wanita merupakan aib terbesar. Dan untuk menutupinya, sebagian besar seorang bapak akan membunuh hidup hidup anak wanitanya. Tidak terkecuali di kalangan kerajaan. Wanita dipandang sebagai sosok yang nantinya tidak bisa meneruskan tampu kekuasaan kerajaan. Makanya banyak sekali wanita diragukan. Atau jika dilihat dari segi negatif lain, wanita merupakan pemeran utama dalam kerusakan suatu bangsa. Hal ini dilihat dari berbagai cerita yang menggambarkan kekalahan Caesar karena dia tergoda dengan cleopatra. Dan masih banyak lagi cerita dan sample yang lain.

Tapi tidak jika kita melihat dari segi yang sangat realitas. Sebagaimana tadi di atas, wanita merupakan agen yang sangat berperan sekali dalam kemajuan bangsa. Mengapa hal ini bisa terjadi. Sejenak renungkan, mengapa wanita bisa menjadi ujung tombak dari perubahan. Ya…. Wanita secara langsung atau tidak langsung nantinya adalah seorang ibu. Kehadiran seorang ibu merupakan sebuah syarat mutlak bagi seorang anak.

Peran sebagai ibu inilah yang memposisikan diri wanita sebagai juru perubah. Ibu merupakan media untuk belajar pertama kali bagi sang anak. Setuju atau tidak, seorang bayi pertama kali belajar adalah dengan ibu. Ibu inilah orang pertama kali yang memberikan ilmu yang begitu berharga bagi anak.

Pelajaran pertama adalah tentang ilmu mana yang baik dan buruk. Sebagai madrasah dan sekolah pertama untuk anaknya. Ibu akan mengajarkan mana yang baik dan buruk. Selanjutnya ibu akan mengajarkan berbagai nilai nilai yang sangat berharga. Dari nilai sosial, cultural, agama, dan nilai ilmu pengetahuan yang lain. Dengan berjalannya sebagai madrasah pertama kali inilah, ibu tampil menjadi sosok yang sangat berpengaruh sekali dalam pembentukan generasi masa depan.

Inilah kekuatan utama yang dimiliki seorang ibu. Selama ini kita hanya ribut memperdebatkan tentang hak hak asasi. Hak tentang keterbukaan peran wanita dalam peranan publik. Kita sangat jarang sekali memperbincangkan bagaimana seorang wanita menjadi ibu yang bisa melahirkan sebuah generasi tangguh di masa depan.
(mdcclub)

Baca Juga : Kisah Nyata "Jangan Pergi Ibu"

Read more ...

BLOG TRAFFIC

SubmitStart